|
Rangkaian R-L-C
Metoda yang paling mudah untuk menganalisis rangkaian listrik (untuk
melihat tanggapan waktu dari rangkaian listrik) adalah metoda
transformasi laplace. Sebetulnya metoda ini adalah kelanjutan dari
metoda persamaan differensial. Kelebihan dari metoda laplace diantaranya
adalah kesederhanaan dalam penghitungannya.
Rangkaian listrik secara umum terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu
rangkaian DC serta rangkaian AC. Metoda laplace dapat digunakan untuk
kedua jenis rangkaian listrik. Ketika metoda Laplace digunakan untuk
menganalisis rangkaian listrik, maka langkah sederhana yang dilakukan
adalah dengan mengubah (mentransformasi) variabel domain waktu ke domain
s. Jika kita mengabaikan kondisi awal, maka langkah tersebut adalah
seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Pengubahan variabel ke dalam domain s (dengan penyederhanaan).

Gambar 2. Rangkaian RLC dalam konfigurasi paralel (kiri) dan seri (kanan).
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menganalisa tanggapan waktu
dari rangkaian listrik adalah:
-
Mengubah (transform) semua variabel (termasuk sumber tegangan) ke dalam
domain s (asumsi kondisi awal=0, jika kondisi awal diperhitungkan maka
harus menggunakan transformasi laplace yang lengkap (masalah derivatif
dan integrasi)).
-
Memperhitungkan impedansi rangkaian dengan hasil akhir adalah impedansi
dalam domain s, dengan memperhatikan apakah memiliki hubungan seri
ataukah paralel).
-
Mengaplikasikan hukum ohm, hukum kirchoff serta thevenin ataupun norton
(tergantung permasalahannya).
-
Jika
besaran yang dicari sudah ditemukan dan masih dalam domain s, langkah
selanjutnya adalah mengubah balik ke domain t.
|