|
Integrated Circuit
IC adalah komponen
elektronika yang tersusun oleh ratusan, ribuan bahkan jutaan dioda,
transistor, resistor, dan kapasitor. Komponen-komponen penyusunnya
tersebut terangkai secara menyeluruh dalam satu keping semikonduktor
yang disebut sebagai wafer atau chip yang biasanya dari bahan silikon.
Chip tersebut dikemas dalam kemasan plastik, keramik atau kaleng dengan
ukuran yang relatif kecil serta dilengkapi dengan pin/kaki untuk
sambungan luar seperti terlihat dalam Gambar 1.

Gambar 1. Contoh dari IC
Kelebihan IC jika
dibandingkan dengan komponen diskret adalah:
IC adalah lebih ringkas (dalam
hal ukuran yang sangat ekonomis), jika dibandingkan dengan rangkaian
ekivalennya jika dirangkaikan satu persatu. Dengan kelebihan seperti ini
maka struktur IC akan sangat memungkinkan untuk diterapkan pada
rangkaian yang lebih rumit contohnya adalah untuk aplikasi komputer
laptop dll.
Dengan struktur yang ringkas,
maka akan membuat persambungan antar komponen menjadi lebih efisien,
sehingga kecepatan pemrosesan sinyal menjadi lebih tinggi.
Struktur IC memiliki
disipasi daya yang lebih kecil jika dibandingkan dengan rangkaian
ekivalen yang disusun oleh komponen diskritnya. Dengan disipasi daya
yang lebih kecil membuat IC akan mengkonsumsi daya listrik yang lebih
kecil juga.
Kerusakan komponen penyusun
IC adalah lebih kecil jika dibandingkan dengan rangkaian ekivalen yang
disusun oleh komponen diskritnya. Hal ini dikarenakan sambungan dalam IC
adalah terjaga oleh wadah yang kokoh terhadap adanya korosi dan
pengotoran debu
Dengan IC, biaya perawatan
akan menjadi lebih murah karena prosedur perawatan menjadi dipermudah
ketika terjadi kerusakan. Dengan adanya soket IC, maka penggantian atau
pengecekan kerusakan IC akan menjadi lebih mudah lagi.
Dalam perkembangan lebih
lanjut, IC dirancang dengan fungsi yang khusus, sehingga dalam rangkaian
papan tercetak, tiap IC memiliki blok-blok yang khusus.
|